Merindukan Orang

Merindukan ayah…
yang tetap bekerja meski letih lelah
yang sudah tidak lagi ada di rumah
karena kembali kepada tanah
Merindukan ibu…
yang susah payah mendidikku
tentang adab dan tingkah laku
dengan segenap pikiran dan qolbu

Merindukan anak..
semoga baik engkau kelak
manusia dengan senyum terbanyak
dan juga, dipandang enak

Merindukan istri…
seseorang yang sangat kucintai
memahami dan paling mengerti
kelakuan dan isi hati

Merindukan kawan
yang pura- pura bertanya ayat al qur an
padahal sebenarnya dia hendak mengajarkan
makna dan pemahaman

Merindukan sahabat
yang mengingatkan tuk tegakkan sholat
yang menemani hati bertaubat
serta bersabar dalam taat

rencana pulang. 07 05 2009. Nusantara seat 17-18, Lebak Bulus jam 16.30.

0 Tanggapan ke “Merindukan Orang”



  1. No Comments Yet

Tinggalkan Balasan