Beda… Bukan berarti tak bisa bersatu

Es dan Api

 

Kamu adalah api

Jika terlalu besar aku kepanasan

ketika itu aku ingin meniupmu,

mengecilkan nyalamu

Namun kala engkau terlalu redup

aku merindukanmu

aku sulit melihat dunia tanpa sinarmu

 

Aku adalah air yang beku, sebut saja es batu

Meski halus dan lembut permukaanku tapi aku keras dan kaku

Yang kubisa hanya diam dan cuma terpaku

 

Jangan kau bilang air dan api tak bisa bertemu!

Kita telah berjumpa dan aku ingin bersamamu sedekat-dekatnya

Jangan kau bilang api dan air tak bisa bersatu!! karena kita tak perlu begitu

Jika kita mesti melebur, tentu akan hancur

Jika aku terlalu besar, kamu akan mati dan hanya menjadi asap

Jika kamu terlampau kuat, aku akan hilang dan hanya menjadi uap

 

Teruslah menjadi dirimu, begitu pula diriku

Tetaplah menjadi api, aku pun es batu

 

Membaralah jika memang itu perlu

untuk mejagaku dari rubah- rubah betina

atau untuk menyentilku dan ingatkanku

Menjadi ‘sedang’lah tiap harinya

sayangi dan hangatkan badanku

 

Aku juga akan mencoba mendinginkanmu

saat kau sendiri lelah menjadi api

atau kau gerah terbakar amarah

Dan aku berusaha menjadi cair tiap hari

agar dapat menyejukkanmu dan hilangkan dahagamu

 

Ya, kita hanya perlu berkoordinasi

saling pahami dan saling mengerti

Menjalin hubungan dengan kerja sama

 

Masaklah air ini…

agar kita bisa membuat teh hangat ketika pagi

agar bahagia melewati hari

atau kita bisa membikin kopi hangat ketika matahari tenggelam

hingga kita dapat terjaga,

menikmati bulan ketika purnama, atau menghabiskan malam di dalam kamar

 

untuk istriku…semoga kita saling melengkapi. amin.

 

3 Tanggapan ke “Beda… Bukan berarti tak bisa bersatu”


  1. 1 Satrio Mei 21, 2008 pukul 6:01 am

    wedew..
    ampun om..
    gak kuku.. :D

    yah, semoga kalian berdua saling melengkapi.

  2. 2 karangs@ti Mei 23, 2008 pukul 1:11 pm

    haha
    puisi ria juga, pak?

    kok saya males posting diblog saya ya?
    males ngenetnya hehe

  3. 3 zahroul aliyah Juli 8, 2008 pukul 1:38 pm

    wah pasti istri nya seneng di buatin puisi kayak gini
    ^_^


Tinggalkan Balasan